MengenalBatik Druju dan Sandal Mendong Lebih dalam Bersama Paguyuban Joko Roro (PAKAR)


Dalam Acara Kesenian Kabupaten Malang bersama Bapak Bupati H. Rendra Kresna kali ini bertempat di salah satu hotel yang baru berdiri di Kabupaten kita tercinta, Kabupaten Malang. Hotel Grand Pujon View, terletak tidak jauh dari kawasan Kabupaten Malang yaitu di Kecamatan Pujon, yaitu salah satu kecamatan yang bersebelahan dengan Kota Batu. Sebelum menuju ke lokasi, kita akan disuguhi dengan berbagi pemandangan yang sangat indah, hijau dan sejuk untuk lebih memanjakan mata pengunjung.

Dalam tugas yang telah rutin dijalani bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, pada kesempatan kali ini perwakilan dari PAKAR masih membantu Dinas dan masyarakat setempat guna mempromosikan Pariwisata, khususnya di daerah Kabupaten Malang.

Berbekal beberapa lembar kain khas Kabupaten Malang motif batik Druju dan beberapa potong pakaian modis, para perwakilan yang telah ditunjuk dalam kesempatan kali ini telah mempersiapkan kemampuan khususnya untuk berlenggak-lenggok di atas catwalk layaknya seorang pragawan dan pragawati. Joko dan Roro yang bertugas dalam Fashion show dengan tema : Mengenali Batik Druju lebih Dalam, memiliki tantangan tersendiri karena mereka dituntut cantik, anggun, gagah, dan mempesona dalam mengenalkan busana khas Kabupaten Malang ditambah dengan bahan dasar kain batik Druju.

Selain dengan busana kebanggaan khas Kabupaten Malang, para Roro juga mengenakan kerajinan tangan lainnya yang berupa alas kaki yang dibuat secara tradisional dan Handmade oleh para pengrajin asli kecamatan Wajak. Para pengrajin pada umumnya yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga diundang untuk datang langsung  mengikuti acara kesenian Kabupaten Malang. Alas kaki yang digunakan oleh para Roro lebih menambah kesan cantik dan etnik ketika digunakan karena telah dibuat khusus dengan bahan dasar mendong.

Batik Druju, sandal, dan sepatu modifikasi yang terbuat dari bahan mendong, merupakan salah produk andalan Kabupaten Malang yang masih baru, oleh karena itu, masyarakat harus lebih mengenal kepiawaian tangan sang pembuat dan rumitnya proses pembuatan batik ini hingga menjadi busana dan kain yang cantik untuk digunakan dengan cara mempromosikan kepada khalayak luas. Karena untuk kedepannya, ini merupakan produk yang berdaya saing dan bernilai ekonomi tinggi.(Roro Intan)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s