FESTIVAL UBO RAMPE TUMPANG 2012


Hari Kamis, 23 Februari sepertinya menjadi hari yang berbeda untuk masyarakat kawasan Tumpang dan sekitarnya. Di hari tersebut dilaksanakan sebuah pameran atau festival yang bernama Ubo Rampe. Acara ini diselenggarakan oleh sebuah yayasan yang menamakan diri mereka WTC alias Wisata Tumpang Care.

Acara ini berlangsung dari tanggal 23 – 25 Februari 2012 di Gedung Rakyat Tumpang. Diisi oleh banyak hasil kerajinan dari masyarakat eks-kawedanan Tumpang termasuk Kec. Pakis, Jabung, Poncokusumo hingga daerah Gubuglakah yang sering dilewati para backpacker yang hendak pergi ke Bromo. Barang-barang yang dipamerkan antara lain pakaian, kue dan macam-macam jajanan khas Tumpang, hasil pertanian, dan kesenian pastinya.

Ada sekitar empat sanggar tari yang ikut meramaikan festival ini. Sanggar-sanggar tersebut sekaligus memamerkan topeng-topeng Malangan, kostum tari, dan foto-foto kegiatan sanggar mereka. Menarik kan? Apalagi di acara ini mereka juga membuka kelas baru untuk mereka yang ingin belajar menari.

Kita juga bisa menikmati suguhan apel poncokusumo yang terkenal itu lho, juga tidak kalah buah kelengkeng yang jadi buah utama masyarakat Tumpang. Buah kelengkeng menjadi tanaman utama karena hampir di setiap rumah penduduk pasti memiliki pohonnya.

Acara yang semestinya dibuka oleh Bapak Rendra selaku Bupati Malang digantikan oleh Staf Ahli Bupati, Bapak Edi. Meski pun panitia dan masyarakat sempat kecewa karena Bapak Rendra tidak jadi datang namun tidak menyurutkan semangat untuk melanjutkan acara. Dibawah terik matahari yang cukup panas, acara dibuka setelah sebelumnya ditampilkan taria Beskalan sebagai lambang selamat datang.

Setelah acara pengguntingan bunga, jajaran pejabat yang hadir dari Kabupaten Malang maupun Disbudpar Jatim menyempatkan untuk melihat isi pameran yang walau sederhana tetapi sangat memberikan kesan bahwa salah satu wilayah kabupaten ini kaya akan budaya dan kesenian.

Beberapa seniman daerah juga ikut menampilkan hasil terbaik mereka berupa lukisan danp pahatan patung. Wah…menarik sekali pastinya mengingat acara ini diadakan oleh komunitas masyarakat yang diwadahi dalam WTC.

WTC atau Wisata Tumpang Care senditi terbentuk karena urun rembug masyarakat Tumpang dari jejaring sosial. Mereka mempunyai satu visi yang sama yaitu ingin mengenalkan wisata Malang Timur yang diprediksi akan menjadi destinasi wisatawan yang akan berkunjung ke Bromo. Sungguh sebuah prestasi yang luar biasa. Ini yang dinamakan wisata berbasis komunitas atau masyarakat. Tidak hanya pemerintah, namun masyarakat juga ikut andil menyuskeskan pariwisata daerahnya.

Jika kamu penasaran dengan acara ini silakan langsung datang ke Gedung Rakyat Tumpang sebab acara ini berlangsung hingga Sabtu 25 Februari 2012.

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s