“PESONA WENDIT”, SOLAPEDIA TALK SHOW AT SOLAGRACIA FM WITH JOKO RORO


Paguyuban Joko Roro Kabupaten Malang atau yang lebih dikenal dengan PAKAR(Paguyuban Joko Roro Kabupaten Malang) bekerja sama dengan Solagracia FM mewadahi promosi wisata melalui program talk show  Solapedia. Selama dua jam program ini mengupas tuntas salah satu objek wisata, atraksi wisata maupun kerajinan yang ada di Kabupaten Malang bersama nara sumber dari PAKAR.

Edisi perdana Solapedia bersama PAKAR  , Sabtu, 9 April 2011 dengan narasumber Joko Singgih dan Roro Nadia mengupas salah satu primadona wisata Kabupaten Malang yaitu Wendit Water Park dengan tajuk “Pesona Wendit”. Apa saja yang mereka kupas,  kita simak bersam ulasan berikut.

PESONA WENDIT

Wendit Water Park merupakan salah satu obyek daya tarik wisata Kabupaten Malang yang terletak di Desa Mangliawan, Kec. Pakis ± 8 Km dari pusat Kota Malang. Lokasinya terletak di tepi jalan utama arah ke Gunung Bromo melalui Tumpang/Poncokusumo.

Peresmian dan soft opening Wendit Water Park dilaksanakan pada awal Mei 2008, dengan adanya beberapa perubahan dari segi fisik dan peraturan. Kalau dulu dibuka sampai tengah malam, kini Wendit Water Park hanya dibuka sampai jam 5 sore. Rerindangan pohon jati diisi dengan berbagai arena permainan anak dan juga taman bermain serta kios penjual makanan dengan tatanan trotoar serta taman yang indah dipandang mata.

Beragam wahana ada di Wendit Water Park, mulai dari wisata kolam arus, water boom, sampai ke wisata perahu. Tempatnya pun sekarang terlihat jauh lebih luas dan lebih asri, selain itu juga tersedia berbagai macam permainan anak-anak dan panggung terbuka..Selain itu Wendit Water Park, juga menyediakan kolam spa, Kolam dengan dasar lantai dari batu-batuan alam, airnya yang dingin dan segar ditambah dengan taburan bunga mawar.. “Keunggulan yang dimiliki Wendit  adalah sumber air pemandian berasal langsung dari sumber mata air pengunungan yaitu empat penjuru mata air yakni Gunung Kawi, Bromo, Arjuno, dan Semeru. Dari macam-macam sumber mata air, ada daerah sumber mata air yang menurut kepercayaan mempunyai khasiat membuat wajah tampak “awet muda”. Sumber mata air tersebut berasal dari sendang yang sekarang bernama Sendang Widodaren. Disamping itu sendang tersebut digunakan mandi oleh pengunjung yang bertujuan untuk mencari kesehatan dan kesembuhan.”

Selain itu ada pesona lain yang khas, yakni adanya puluhan kera jinak yang bebas berkeliaran di hutan kecil dalam taman Wendit dan menghuni dipepohonannya.. Kera-kera yang banyak terdapat di situ sangat dihormati keberadaannya oleh warga setempat. Menurut salah satu warga desa Mangliawan, kera-kera tersebut sudah ada sejak ratusan tahun. Kera-kera itu dulu asalnya hanya satu pasang hingga beranak-pinak sampai sekarang. Bagi para pengunjung, tidak perlu kaget juga jika sedang enak menikmati makanan tiba-tiba diambil begitu saja oleh kera-kera tersebut. Hal ini karena kera-kera itu juga tidak jarang diberi makanan oleh pengunjung sehingga tidak takut lagi pada manusia yang banyak berlalu-lalang di sana. Oleh pihak pengelola, perhatian khusus memang diberikan kepada kera-kera itu apalagi yang spesiesnya hampir punah.”

Biaya yang dikenakan pengunjung agar bisa masuk ke areal Taman Rekreasi Wendit itu untuk tiket masuk saja sebesar Rp10 ribu (dewasa) dan Rp5 ribu untuk anak-anak, tiket perahu dayung Rp 5.000,00 untuk sekali putaran, perahu dayung sedang Rp20.000,00 per jam, perahu dayung kecil Rp15.000,00 per jam dan kolam renang internasional sebesar Rp25.000,00.

Dinas Pariwisata Kabupaten Malang telah dan masih akan selalu melakukan perbaikan sarana dan penambahan fasilitas permainan dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Wendit Water Park. “Walaupun sarana dan pra sarana masih dapat dikatakan sederhana, namun cukup memadai bagi wisatawan domestik, sedang untuk mengundang wisatawan global masih diperlukan adanya penyempurnaan, demikian juga masalah kebersihan yang akan menyebabkan adanya kenyamanan pengunjung yang semakin hari semakin meningkat secara proporsional. Demikian pula dengan promosi melalui berbagai media, antara lain media cetak, media electronik termasuk televisi akan semakin meningkatkan minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Program “Manjakan Pengujung, Perbanyak Wahana” menjadi harapan khusus dengan  Kepala Dinas yang baru untuk selalu melakukan perbaikan dan penyempurnaan obyek wisata Wendit sehingga semakin menarik minat wisatawan yang berimbas pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s